Membongkar ‘Dakwah’ Politik Oleh: Ziffany Firdinal Peneliti Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas My loyalty to m y party ends where my loyalty to my country begins -Loyalitas ke Partaiku berakhir, ketika loyalitas ke Negaraku dimulai- Manuel Luis Quez Rasa miris muncul, mengenang kembali kata-kata Manuel Luis Quez ketika ia memimpin Negara Persemakmuran Filipina di tahun 1935, berkaca pada kondisi Negara tercinta ini, seorang Presiden, kepala negara dan pemerintahan yang seharusnya mampu meninggalkan loyalitas ke Partai, ketika mengemban tanggung jawab sebagai orang nomor satu di Negeri ini, melakukan take over kepemimpinan Partai-nya beberapa waktu silam. Contoh miris tersebut juga hadir di daerah, Sumatera Barat, gubernur sebagai kepala daerah juga tak mampu ‘meninggalkan’ singgasananya sebagai orang Partai! Terlebih, munculnya hikayat ‘dana siluman’ berwujud Safari Dakwah DPP PKS pada usulan bantuan sosial disandarkan ke anggaran ...